Pesan Neni ke Dirut PDAM Baru: Jangan Ada Keluhan Kualitas dan Kontinuitas Air

91
SAH: Dirut PDAM Tirta Taman yang baru, Suramin menandatangani naskah pelantikan disaksikan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, Kamis (29/12). (Mega Asri/Bontang Post)

BONTANG – Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Taman terpilih Suramin yang sebelumnya menjabat sebagai Plt resmi dilantik sebagai Dirut PDAM pada Kamis (29/12) pagi tadi di Pendopo Rujab. Suasana pengambilan sumpah dan janji jabatan berlangsung khidmat.

Usai pengambilan sumpah dan janji jabatan, Suramin menandatangani naskah pelantikan yang dilanjutkan dengan rohaniawan dari Kemenag Bontang, Inspektorat Bontang, Badan Pengawas PDAM Bontang, juga Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.

Selanjutnya Suramin membacakan pakta integritas. Pelantikan ini dihadiri FKPD, kepala SKPD, jajaran PDAM, perwakilan perusahaan serta DPRD Bontang.

Neni meminta agar dirut PDAM terpilih dapat menterjemahkan visi misi Pemkot Bontang. Sebab, PDAM Tirta Taman merupakan potret Bontang. Setiap WTP perlu dioperasionalkan secara optimal agar air yang didistribusikan ke masyarakat lebih berkualitas.

“Terutama pelayanan air bersih kepada masyarakat harus lebih baik, jangan ada keluhan kualitas dan tentu air harus bsa mengalir setiap hari,” jelas Neni.

Menurut Neni, saat ini masih banyak pelanggan PDAM yang mengeluh dengan kualitas air serta kontinuitasnya. Keluhan juga sampai di Wali Kota Bontang. “PDAM juga harus mulai menutupi kebocoran, baik saat pengolahan, kebocoran pipa maupun kebocoran di pelanggan,” pintanya.

Mengenai sumber air, Neni menyebut bahwa saat ini, sumber air hanya berasal dari bawah tanah yakni deep well, PDAM sudah tak bisa hanya mengandalkan itu.

Pasalnya, tidak menutup kemungkinan jika hanya deepwell yang diandalkan bisa terkena intrusi air laut sehingga menjadi asin. “Maka harus punya perencanaan agar tidak bergantung lagi pada deepwell, tetapi air permukaan. Kami akan berjuang bersama-sama agar tidak hanya mengandalkan deepwell,” ungkapnya.

Karena, jika setiap hari disedot, Neni menyebut tidak menutup kemungkinan akan terjadi rongga yang besar di bawah tanah.  Terkait pendistribusian, harus semua rumah sudah teraliri air bersih.

1
2
BAGIKAN