WADUH!!! Setahun, 920 Pelanggan PDAM Menunggak

78
Dadi Gunawan (DOK/Bontang Post)

BONTANG – Sebanyak 920 pelanggan air bersih PDAM Tirta Taman Bontang menunggak pembayaran sepanjang 2016. Angka yang dihitung per 27 Desember 2016 tersebut meliputi para pelanggan yang menunggak hingga 3-4 bulan. Meski hampir mencapai angka seribu, angka ini dinilai kecil dibandingkan jumlah keseluruhan pelanggan PDAM Tirta Taman yang mencapai 22.970 pelanggan.

Supervisor Hubungan Pelanggan (Hublang) PDAM Tirta Taman Dadi Gunawan mengungkapkan, nilai tagihan yang ditunggak tercatat mencapai Rp 537.985.750,-. Angka ini tentu merugikan PDAM yang harus selalu melakukan produksi setiap harinya. Karenanya dia mengimbau pelanggan PDAM yang masih menunggak untuk segera melunasinya.

“Kami mengimbau pelanggan PDAM untuk melunasi tagihan pembayaran air bersih tepat waktu, sebelum tanggal 20 setiap bulan,” kata Dadi saat ditemui media ini, Rabu (28/12) kemarin.

Dia menjelaskan, ada sanksi bagi para pelanggan yang menunggak. Bila tunggakan mencapai tiga bulan lebih, PDAM akan melakukan pemutusan sambungan air. Sementara bila menunggak hingga empat bulan lebih, PDAM akan melakukan pencabutan atau pembongkaran meter sambungan air. Bila sudah dilakukan tindakan seperti itu, pelanggan mesti membayar lebih bila ingin sambungannya dipasang kembali.

“Tagihan mesti dilunasi terlebih dulu berikut denda Rp 5 ribu per bulan. Bila sambungannya sudah diputus, mesti menambah biaya administrasi pemutusan sebesar Rp 20 ribu. Bila sudah dicabut karena menunggak selama empat bulan lebih, dikenai biaya penyambungan kembali sebesar Rp 1,7 juta,” urai Dadi.

Dijelaskan lebih lanjut, dari total pelanggan yang menunggak, mayoritas sebanyak 60 persen didominasi oleh pelanggan rumah sewa. Kata Dadi, banyak penyebab yang membuat pelanggan menunggak pembayaran. Ada yang dikarenakan kesibukan, ada pula yang dikarenakan pelanggan tersebut masih menganggap remeh tagihan air bersih yang nilainya terbilang kecil.

1
2
BAGIKAN

Komentar