Menghargai Keragaman Antar Umat Beragama

133
Penulis: H.M.A Sarkowi Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bontang

Segala puji bagi Allah, Tuhan yang telah mengutus para Nabi dan Rasul, terakhir Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurahkan pada Nabi akhir zaman dan kita umatnya yang selalu berusaha memahami, mendalami dan mengamalkan ajaran agamanya dengan sebaik-baiknya.

Islam sebagai risalah adalah agama yang diwahyukan oleh Allah SWT pada Muhammad SAW, kemudian dilanjutkan dengan dakwah, sehingga dalam waktu yang relatif singkat menyebar ke seluruh penjuru dunia dengan berlomba-lomba berbuat kebajikan untuk umat manusia, melaksanakan kebenaran dari Allah SWT yang sudah menjadi pegangan hidupnya, tanpa ragu-ragu.

Kitabullah dan sunnah Rasul mengajarkan pedoman untuk memecahkan persoalan-persoalan hidup yang seringkali menimbulkan perselisihan paham, malah bisa mengakibatkan pertengkaran dan bentrokan bilamana sudah dimasuki oleh hawa nafsu dalam berbagai bentuknya, berupa fanatik buta dan kesombongan. Pada prinsipnya, manusia adalah kesatuan umat sebagai makhluk Ilahi “adalah manusia itu satu ummat yang tunggal”. (Q.S Al-Baqarah ;213).

Bahwa dalam tubuh umat manusia sebagai keseluruhan, ada berbagai bangsa dan bahasa adalah satu fakta kehidupan yang tidak dapat dipungkiri. Sudah begitu sunnatullah menurut hikmah iradah Ilahi dan tidak bisa dirubah. Akan tetapi, perbedaan bangsa dan suku bangsa, berlainan bahasa, warna kulit dan tingkat kecerdasan, tidak boleh dijadikan sumber sengketa, tidak boleh dijadikan sumber kesombongan, sumber mau menang sendiri.

Kepada umat manusia sebagai keseluruhan, dipesankan terlebih dahulu bahwa adanya berbagai bangsa dan suku bangsa ialah untuk berlaku kenal-mengenal, memberi dan menerima satu sama lain.

Hanya ada satu ukuran bagi tinggi rendahnya mutu seseorang yakni pembaktiannya atau takwanya, bukan karena bahasa, bukan karena keturunan, bukan pula pangkat “Wahai manusia sesungguhnya Kami, telah menjadikan kamu dari laki-laki dan perempuan; dan Kami telah menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu kenal mengenal satu sama lain; sesungguhnya yang termulia diantara kamu pada sisi Allah ialah yang paling takwa, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, Maha Sadar;. (Q.S Al-Hujurat;11)

1
2
3
BAGIKAN