Pencairan Dana Baru Januari 2017

146
RAPAT: Perwakilan organisasi keagamaan dikumpulkan oleh Bagian Sosial dan Ekonomi Pemkot Bontang, Kamis (29/12) di Pendopo Rujab Wali Kota. (Zulfikar/Bontang Post)

BONTANG – Keterlambatan transfer dana dari pemerintah pusat membuat Pemkot Bontang untuk sementara menunda pembayaran uang transport kepada para ustaz, guru agama, pendeta, dan imam serta penjaga masjid serta musala. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Sosial dan Ekonomi Pemkot Bontang, Taufik Idris dihadapan tokoh agama perwakilan pengurus organisasi keagamaan, Kamis (29/12) di Pendopo Rujab Wali Kota.

Beberapa yang hadir diantaranya dari Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Lembaga Dakwah Nadhlatul Ulama (LDNU), Forum Silaturahmi Imam Masjid (Fosima), Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG), Ikatan Dai Indonesia (Ikadi), Parisade Hindu Dharma Indonesia (PHDI), dan Badan Koordinasi Dakwah Indonesia (BKDIB).

Kata Taufik, keterlambatan pembayaran ini untuk semester kedua 2016 atau sejak Juli hingga Desember 2016. Akibatnya, selama enam bulan terakhir, ribuan penerima uang transport belum bisa mendapatkan dana tersebut hingga penghujung tahun ini. Taufik memastikan, jika dana dari pemerintah sudah ditransfer kepada daerah, segera akan dibayarkan kepada yang berhak melalui organisasi keagamaan tersebut. “Paling cepat Januari 2017,” jelas Taufik.

Salah satu perwakilan dari PHDI, Made menyebut menerima keputusan dari pemerintah jika kondisinya demikian. “Kalau begini kan kami bisa memberitahukan kepada anggota kami bahwa ada keterlambatan pembayaran,” ujarnya. (zul)

Berita selengkapnya, baca di Bontang Post edisi Jumat, 30 Desember 2016

BAGIKAN