Didor karena Melawan, Pelaku Pembunuhan Tewas Kehabisan Darah

186
DI DOR PETUGAS: salah satu pelaku perampokan dan pembunuhan berhasil ditangkap pihak berwajib. Kaki pelaku pun ditembak karena berusaha kabur. (IST)

JAKARTA – Kasus perampokan disertai pembunuhan sadis yang menewaskan enam orang di Pulomas menemui titik terang. Hanya dalam waktu sehari, Polda Metro Jaya (PMJ) sudah mengantongi nama empat orang pelaku. Kemarin (28/12) dua diantaranya berhasil dibekuk di Poncol Indang, Rawa Lumbu, Bekasi, yakni Ramlan Butar Butar dan Erwin Situmorang.

Namun, satu orang pelaku bernama Ramlan menghembuskan nafas terakhir karena kehabisan darah. Dia harus merasakan timah panas petugas karena nekat melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan mengatakan mereka (pelaku, Red) ditangkap pukul 15.10, kemarin (28/12). Puluhan petugas menggerebek kontrakannya berada di Kampung Poncol Indang, Gang Kalong, RT 8, Rw 2, Rawa Lumbu, Kota Bekasi. Ketika digerebek mereka sedang berkumpul. Tidak mau buruannya itu lepas penangkapan dilakukan.

Terjadi ketegangan dalam proses penangkapan. Mereka melawan menggunakan senjata tajam. Dengan perlawanan itu, petugas terpaksa untuk menembak pelaku perampokan tersebut. ”Dia ingin melukai petugas,” ujarnya.

Seketika mereka jatuh terkapar. Keduanya dalam kondisi kritis. Tidak mau menimbulkan korban jiwa evakuasi pun dilakukan. Mereka dievakuasi ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Namun sayangnya upaya penyelamatan tidak berjalan mulus.”Akibat pendarahan besar, Ramlan Butar – Butar meninggal dunia. Sedankan Erwin dalam kondisi lemah,” katanya di RS. Kramat Jati, kemarin.
(ian/JPG)