Motif Masih Gelap, Anjing Pelacak Mengarah ke Institut Asmi

2203
-Polisi memasang garis polisi di lokasi perampokan di Pulomas, Jakarta Timur.

JAKARTA – Misteri pembunuhan dengan cara penyekapan sebelas orang di kamar mandi kecil di rumah mewah milik keluarga Dodo Triono di Perumahan Pulo Mas Residence, Jalan Pulo Mas Utara nomor 7A, Kelurahan Pulo Mas, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur masih bersaput misteri.
Satu-satunya petunjuk yang dimiliki polisi adalah anjing K-9 yang mengendus jejak pelaku hingga ke Institut Bisnis dan Multimedia (IBM) Asmi. Tepatnya di Jalan Pacuan Kuda, Pulo Mas. Rumah korban dan kampus berjarak sekitar 5 km.

Motif pembunuhan sadis itu pun masih gelap. Sejumlah spekulasi pun merebak. Apalagi, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono menyatakan bahwa rumah dalam keadaan rapi. Meski belum kelar diselidiki, Argo juga menyebut kemungkinan pelakunya tidak mengambil barang berharga dari rumah. ”Tapi, ini belum dipastikan ya. Soalnya semuanya dalam keadaan rapi, dan sekilas tidak ada barang yang hilang,” katanya, dalam jumpa pers tadi malam.

Menurut Argo motif kasus ini memang masih gelap. ”Kami cenderung motifnya sesuatu yang tersembunyi. Entah itu ada dokumen berharga yang jadi rebutan, atau dendam. Bukan perampokan murni,” ucapnya. Sebab, jika perampokan murni, maka pasti akan terlihat tidak ada basa-basi di TKP. ”Pintu lemari yang dibuka paksa, atau rumah acak-acakan. Seperti itulah. Namun, TKP sangat rapi,” imbuhnya.

Spekulasi ini makin kuat setelah salah satu kerabat korban yang bernama Dewi menyatakan bahwa motifnya adalah soal tender. Yakni, Dodi Triono, 59, baru saja menang tender rehabilitasi fasilitas olahraga dalam Asian Games dengan nilai cukup besar. Selain itu, Dodo Triono ini juga mempunyai tiga istri. Salah satu fakta yang bisa menjadi motif pembunuhannya.

Di sisi lain, sumber tersebut meyakini bahwa ini juga bukan pembunuhan murni. Sebab, cara membunuhnya terlalu rumit, dan beresiko korban bisa menyelamatkan diri. ”Jika anda adalah pembunuh bayaran, maka tentu anda tidak akan membunuhnya dengan cara menjejalkan sebelas orang ke dalam kamar mandi kecil lalu ditinggal begitu saja,” paparnya. Kecuali jika dikasih gas beracun, sehingga semua korban tewas. ”Kami tak menemukan jejak gas beracun. Jadi, jika ditinggal begitu saja, ada kemungkinan korban bisa mendobrak pintu, atau ada orang yang masuk lalu menyelamatkannya,” tambahnya.