Jadi Bandar Narkoba, Wanita Paruh Baya Diamankan

102
TERTANGKAP: Aparat kepolisian kembali menangkap dua warga yang tengah asik pesta narkoba di Kecamatan Telen.(Foto Dhedy/Radar Kutim)

 

SANGATTA – Usaha yang diperoleh SL (49) dari bertani ternyata belum cukup memberikan hasil. Lantas, wanita yang tinggal di Jembatan Lima Desa Juk Ayak RT 05 Kecamatan Telen Kabupaten Kutai Timur (Kutim) itu pun nekat melakoni bisnis narkoba. Namun, aksinya terbongkar setelah jajaran unit Satreskoba Polsek Muara Wahau berhasil menangkap salah satu pelanggannya berinisial Li (19), Senin (26/12) lalu.

Informasi yang dihimpun Radar Kutim, terungkapnya kasus ini berawal dari informasi yang diterima jajaran Polsek Muara bahwa di kawasan Barak Karyawan PT A, Desa Juk Ayak kerap dijadikan tempat pesta sabu. Berbekal informasi tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil penyelidikan, polisi mendapati Li tengah mengkonsumsi sabu. Dari tangannya polisi menyita satu buah buah Boong atau alat hisap sabu yang didalam pipet kacanya masih terdapat sisa pemakaian. Setelah didesak, pelaku mengaku mendapatkan barang tersebut dari SL.

Proses penggerebekan pun berlanjut di kediaman SL. Hasilnya, polisi kembali menemukan delapan poket sabu seberat 2,90 gram beserta barang bukti lainnya. Lantas, keduanya pun langsung dibawa ke Mapolsek Muara Wahau untuk proses penyidikan.

“Keduanya sampai saat ini masih kita periksa, apakah ada keterkaitan dengan jaringan pengedar narkoba lainnya di Muara Wahau,” ucap Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Kapolsek Muara Wahau AKP Sukirno, Selasa (27/12) kemarin.

Atas perbuatannya, lanjut dia, keduanya dapat dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Undang – Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara. Pihaknya pun tidak henti-hentinya menghimbau masyarakat untuk dapat bekerjasama bersama polisi dalam memberantas peredaran narkoba. Sebab, tanpa peran aktif dari masyarakat, peredaran barang haram tersebut akan sulit dihentikan.

1
2
BAGIKAN