Diduga Ada Kejanggalan, 4 Calon gugat Kades Terpilih

112
KOMPAK: Empat kandidat Pilkades di Tepian Langsat menggugat Kades terpilih untuk dilakukan pemilihan ulang. (Foto Dhedy/Radar Kutim)

 

SANGATTA – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Tepian Langsat Kecamatan Bengalon terancam dilakukan pemilihan ulang. Pasalnya, empat dari lima kandidat yang ikut bertarung dalam Pilkades serentak tersebut, kompak menggugat Kades terpilih.

Sedikitnya ada sebelas  kejanggalan yang ditemukan empat calon Kades  dalam Pilkades 20 Desember 2016 di desa Tepian Langsat tersebut. Yakni, daftar pemilih tetap yang tidak rill dan akurat kerena ada perbedaan DPT awal dengan DPT surat undangan, anggota Panitia pemungutan suara yang belum dilantik oleh Panitia, data RT tidak diakomodir oleh Panitia,data RT tidak pernah di data ulang oleh pihak panitia dan data warga yang terdata di catatan sipil Kutim secara resmi tidak terdaftar di DPT pemilihan Kepala Desa Tepian Langsat.

Kemudian, salah satu bakal calon yang tidak terdaftar dalam DPT, calon Kepala Desa Tidak mempunyai hak pilih padahal  memiliki KTP dan penduduk setempat, panitia harus diseleksi ulang, penjabat sementara Kepala Desa diduga ikut mendukung dalam kampanye salah satu calon Kades, surat undangan DPT sudah ditulis oleh Panitia induk Desa Tepian Langsat yang seharusnya dilakukan oleh RT Dan PPS, dan panitia memberikan DPT kepada semua calon Kepala Desa dengan DPT yang berbeda – beda . “Kita menolak dan meminta membatalkan serta menggugat mekanisme yang digelar oleh Panitia Pelaksana. Karena banyak terdapat kejanggalan,” ujar  salah satu calon nomor urut satu, Hartono Kadrissalam.

Senada, Mantan Kepala Desa, Riduan, juga mengaku banyak kejanggalan dalam Pilkades tersebut. Karenanya, dirinya juga menggugat untuk dilakukan pemilihan ulang. “Seperti warga penduduk yang sudah didata oleh Ketua Rukun Tetangga dan disetor kepada panitia namun tidak terdaftar juga. Selain itu, ada beberapa warga yang sudah meninggal tapi ada hak pilihnya. Bahkan juga ada calon kades tidak memilik hak suara ,” katanya.

1
2
BAGIKAN

Komentar