Mendikbud Minta Semua Mapel Dipelajari

87
Mendikbud Muhadjir Effendy. (IST)

Siswa Bebas Pilih Mapel Unas

JAKARTA – Memberi kebebasan kepada siswa SMA untuk memilih mata pelajaran (mapel) ujian nasional (unas) berpotensi memunculkan masalah. Yakni siswa akan terkonsenstrasi pada mapel yang dipilih. Mendikbud Muhadjir Effendy meminta semua mapel tetap dipelajari sampai tuntas.

Muhadjir mengatakan tidak benar jika dengan sistem baru unas itu, siswa akan pilih-pilih dalam belajar di sekolah. ’’Semua mata pelajaran kan diujikan di USBN (ujian sekolah berstandar nasional, red),’’ katanya kemarin (26/12). Sehingga tidak ada alasan bagi siswa hanya belajar mapel yang dipilih untuk unas.

Seperti diketahui Kemendikbud menerapkan regulasi baru dalam Unas 2017. Diantaranya adalah mengepras jumlah mapel ujian dari enam menjadi empat. Tiga diantaranya adalah mapel wajib; bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan matematika. Lalu satu mapel sisanya pilihan dari tiga mapel sesuai jurusan.

Siswa jurusan IPA bisa memilih mapel bilogi, kimia, atau fisika untuk diujikan unas. Sedangkan anak jurusan IPS memilih mapel geografi, sosiologi, atau ekonomi. Dan anak jurusan bahasa dapat memilih mapel sastra Indonesia, antropologi, atau bahasa asing.

Muhadjir justru mengatakan, kebijakan memberikan pilihan itu dapat memberikan dampak positif kepada siswa. Dampak positifnya yaitu anak bisa lebih fokus dalam belajar menjelang unas. Selain itu kebijakan ini juga bisa mengarahkan anak kepada peminatan tertentu.

Dia mengatakan kebijakan baru ini sudah disosialisasikan kepada jajaran dinas pendidikan provinsi, kabupaten, dan kota. Saat ini tinggal dinas-dinas untuk meneruskannya ke tingkat sekolah di wilayah masing-masing. Muhadjir menjelaskan masih cukup waktu untuk sosialisasi aturan anyar penyelenggaraan unas kepada para siswa tingkat akhir.

Wakil Ketua Komisi X DPR (bidang pendidikan) Ferdiansyah berharap Kemendikbud tidak grusa-grusu dalam membuat kebijakan unas. Termasuk dalam pengeprasan jumlah mata pelajaran, dia berharap sudah dikaji secara mendalam.

1
2
BAGIKAN

Komentar