Menang, Indagkop Jaga Asa

66
BERAT SEBELAH: Playmaker PS RSUD, Januddin (kanan) berjibaku dengan gelandang bertahan Indagkop FC, Ade Rispan, dalam laga lanjutan grup D Bontang Super League (BSL) 2016 di Stadion Bessai Berinta (Langlang), Jumat (23/12) kemarin. (Veri Sakal/Bontang Post)

 

BONTANG – Kesebelasan Indagkop FC menjaga asa untuk lolos ke babak perempatfinal Bontang Super League (BSL) 2016 sebagai runner up grup D, mendampingi PS IPLB Loktuan. Bermain di Stadion Bessai Berinta (Langlang), Jumat (23/12) kemarin, Mardi Lambe dan kawan-kawan membantai PS RSUD 11-0, yang hanya bermain dengan tujuh pemain di babak pertama, dan sembilan pemain di babak kedua.

Gol-gol Indagkop dihasilkan Mardi Lambe sebanyak empat gol, Padliansyah “Cikal” dengan raihan dua gol, serta masing-masing satu gol dari Derry, Faisal, Ramadhan, Anto, dan gol bunuh diri pemain RSUD, Herman.

Dengan hasil tersebut, Indagkop naik satu peringkat dan menggeser Kawan Faiz FC yang berada di posisi tiga klasemen sementara. Mereka berhasil mengemas 10 poin, hasil dari tiga kali menang, sekali seri, dan sekali kalah. Mereka masih berada di bawah PS Pama yang meraih poin 11.

Namun, Indagkop masih berpeluang lolos lantaran menyisakan satu pertandingan. Jika ingin lolos dan menggusur Pama, Indagkop cukup meraih hasil imbang atas PS Pekat di laga terakhir. Karena secara agregat, Indagkop memiliki surplus gol lebih banyak ketimbang Pama.

Di babak pertama, Indagkop yang melawan tujuh pemain RSUD langsung mendominasi permainan. Alhasil, empat gol di babak pertama mampu diciptakan anak asuh Dodi ini. Gol tersebut diciptakan Derry, Faisal, Mardi lambe, dan Ramadhan. Skor 4-0 pun berakhir di babak pertama.

Beranjak di babak kedua, meski jumlah pemain RSUD bertambah menjadi sembilan pemain, Indagkop terus mendominasi dan tak mengendurkan serangan. Alhasil gol pun semakin bertambah menjadi tujuh gol.

Asisten Manajer PS RSUD, Wawad mengatakan, banyak pemain yang tidak bisa berpartisispasi dalam laga ini. Sehingga hanya beberpa pemain saja yang bisa datang. “Kami main apa adanya saja, sebab banyak pemain yang tidak bisa hadir,” ungkapnya.

1
2
BAGIKAN