Buset! Jembatan Belum Diresmikan, Ratusan Baut Dicuri Warga

103
Jembatan Mahkota 2. Foto: Kaltim Post/JPNN

SAMARINDA – Penantian panjang warga Samarinda melintasi Jembatan Mahkota II segera terwujud.

Pemkot Samarinda akan membuka jembatan yang dibangun sejak 15 tahun silam pada 31 Desember nanti.

Saat ini, penyelesaian jembatan terus dikebut. Progres pembangunannya sudah mencapai 99 persen.

Jembatan yang menghubungkan Kelurahan Sungai Kapih-Kecamatan Sambutan, dengan Simpang Pasir-Kecamatan Palaran, di Samarinda Seberang itu tinggal menunggu uji beban dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Diusulkan sejak November lalu, rencananya uji beban seberat 550 ton. Diujicobakan kepada 22 truk beroda sepuluh dengan kapasitas beban seberat 25 ton per unit.

Nantinya, mobil bakal diurut di bagian bentang tengah jembatan.

Adapun jadwal pasti uji beban menunggu keputusan KKJTJ.

Namun, besar kemungkinan dilakukan setelah cuti libur Natal dan pergantian tahun.

“Sudah bisa dilintasi, peresmiannya belakangan. Saat ini, kontraktor PT Agrabudi Karyamarga sudah mulai melakukan finishing jembatan. Tinggal menyelesaikan markah jalan, pasang mata kucing, kemudian tes konstruksi (uji beban). Setelah itu sudah bisa dilewati warga,” ujar Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, Rabu (21/12).

Selain itu, dia meminta warga bisa menjaga jembatan dari perusakan.

Pasalnya, selama ini sudah sekitar 400 butir baut di Jembatan Mahkota II hilang karena dicuri.

“Saya tidak minta dipelihara, saya cuma minta yang ada jangan diganggu. Jembatan ini bukan milik saya pribadi, tapi milik warga Kaltim terutama Samarinda. Saya akan sediakan tim pengamanan di sini,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga, Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Samarinda Ahmad Husein menyebut, Jembatan Mahkota II sudah diusulkan untuk dilakukan uji beban ke pusat.

Kepastian uji beban belum bisa dipastikan karena KKJTJ juga sedang disibukkan dengan agenda yang sama di beberapa daerah lain.

1
2
BAGIKAN

Komentar