Puncak Arus Libur Natal dan Tahun Baru Diprediksi Besok 

56
Ilustrasi arus mudik.

TANGERANG – Masyarakat sudah mulai bersiap menyambut libur Natal 2016 dan Tahun Baru 2017. Sebanyak 17,9 juta penumpang akan berbondong-bondong menggunakan jasa transportasi untuk menyambt libur panjang kali ini.  Diprediksi, puncak kepadatan arus terjadi pada 23 Desember 2016.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menuturkan, pihaknya sudah melakukan persiapan untuk menghadapi arus penumpang ini. Salah satunya, melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait untuk mempersiapkan kelancaran lalu lintas pada periode natal dan tahun baru ini.

”puncak diperkirakan pada 23 Desember 2016 malam. Ada beberapa skenario yang disiapkan,” tutur Menhub di Jakarta, kemarin (21/12).

Dia membeberkan salah satunya, yakni terkait potensi kemacetan di Gerbang Tol Brebes Timur (Brexit). Skenarionya, bila terdapat antrian hingga 5 Kilometer maka pengguna jalan akan diminta keluar dari gerbang tol sebelumnya. Seperti di Gerbang tol Pejagan atau menuju jalan biasa. Pengalihan dilakukan hingga antrian di Bresxit sudah terurai. Biasanya, penguraian memakan waktu 1-2 jam. “Koordinasi sudah dilakukan bersama dengan Korlantas. Jadi begitu terjadi antrian sepanjang itu langsung ditutup dan dialihkan,” tuturnya.

Disampping itu, proses untuk memastikan keselamatan penumpang juga terus berlangsung. Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus melakukan ramp check pesawat. Menjelang angkutan natal dan tahun baru sendiri, pemeriksaan dilakukan semakin intensif.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Suprasetyo menuturkan, ramp check dilakukan secara menyeluruh. Pemeriksaan ini tak lagi dilakukan secara random.

Sejak 1 November – 21 Desember 2016, tercatat pemeriksaan sudah dilakukan sebanyak 2.031 kali dilakukan pada 575 pesawat baik maskapai dalam dan luar negeri di 22 bandara. Dari jumlah tersebut, ditemukan sebanyak 664 temuan minor. Yakni meliputi soal badan pesawat yang tergores, cat yang mengelupas dan lainnya.